BerandaHabar BanjarJasad Pria Asal Banjarbaru...

Jasad Pria Asal Banjarbaru Ditemukan Tergantung di Martapura Barat, Hasil Forensik Nyatakan Murni Bunuh Diri

Terbaru

Jasad Pria Asal Banjarbaru Ditemukan Tergantung di Martapura Barat, Hasil Forensik Nyatakan Murni Bunuh Diri

MARTAPURA BARAT – Warga Desa Penggalaman RT 003, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar dihebohkan oleh penemuan jasad seorang pria pada Minggu (31/5/2026) sekira pukul 07.45 Wita. Korban diidentifikasi berinisial WA (26), seorang pekerja swasta yang berdomisili di Komplek Villa Malatama, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

​Setelah menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Martapura Barat bersama Unit Reskrim dan Samapta yang dipimpin langsung oleh Kapolsek segera bergegas menuju lokasi kejadian. Di TKP, petugas mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan leher terikat tali tambang berwarna biru yang tersambung ke sebuah pohon.

​Dalam olah TKP tersebut, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang pribadi milik korban yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Vega warna hitam putih, telepon genggam merek Oppo, timbangan digital, pakaian yang dikenakan korban, topi, jaket, kunci sepeda motor, serta tali tambang yang digunakan.

​Guna mendalami peristiwa ini, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi terdekat, termasuk istri korban, Indiana (32), dan kakak ipar korban, Ribowo (31), yang keduanya berdomisili di Banjarbaru.

​Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli melalui Kasi Humas Polres Banjar, AKP Alfian Noor, membenarkan adanya peristiwa penemuan orang meninggal dunia tersebut dan menjelaskan tindakan yang telah diambil oleh personel di lapangan.

​“Petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Selanjutnya dilakukan olah TKP, koordinasi dengan Tim Inafis Polres Banjar, pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, serta evakuasi korban ke RSUD Ratu Zalecha untuk pemeriksaan forensik,” ujar Alfian.

​Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Ratu Zalecha Martapura untuk menjalani pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dari tim dokter forensik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.

​“Kesimpulan awal dari dokter forensik menyatakan korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

​Pihak keluarga korban telah menerima hasil pemeriksaan medis tersebut secara ikhlas dan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut dengan menerbitkan surat pernyataan resmi. Saat ini, seluruh rangkaian prosedur mulai dari olah TKP, pendataan saksi, hingga pengamanan barang bukti telah selesai dilaksanakan oleh pihak kepolisian.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka