BerandaHabar BanjarbaruWujudkan Banjarbaru Emas, Pemkot...

Wujudkan Banjarbaru Emas, Pemkot Bekali 205 Calon Purna Tugas PNS Agar Tetap Produktif dan Sejahtera

Terbaru

Wujudkan Banjarbaru Emas, Pemkot Bekali 205 Calon Purna Tugas PNS Agar Tetap Produktif dan Sejahtera

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru terus menunjukkan komitmennya mewujudkan visi “Banjarbaru Emas” — yakni kota yang Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menggelar kegiatan Pembekalan Calon Purna Tugas Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026, yang dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Banjarbaru, Kanafi, S.IP., M.M., Kamis (11/6/2026) di Aula Gawi Sabarataan.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 205 orang PNS yang akan segera memasuki masa pensiun. Tujuan utamanya adalah memberikan pemahaman, informasi lengkap, dan persiapan matang agar mereka dapat menjalani masa purna tugas dengan lebih terencana, mandiri, tetap produktif, dan sejahtera.

Dalam sambutannya, Kanafi menegaskan bahwa peran serta para calon purna tugas tetap sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pengalaman, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang telah terakumulasi selama mengabdi merupakan modal sosial yang tak ternilai harganya bagi kemajuan Banjarbaru.

“Pengabdian Bapak Ibu selama ini telah menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan kota ini. Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki tetap menjadi aset berharga yang dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” ujar Kanafi.

Untuk memberikan bekal yang komprehensif, panitia menghadirkan narasumber kompeten dari PT Taspen (Persero) Banjarmasin dan PT Indogrosir Banjarmasin. Kanafi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi kedua instansi tersebut.

“Melalui materi dari Taspen, diharapkan Bapak Ibu memahami secara jelas prosedur administrasi, hak, serta manfaat jaminan hari tua yang akan diterima. Sementara dari Indogrosir, disampaikan wawasan tentang peluang usaha dan kewirausahaan, agar masa pensiun tidak menjadi titik berhenti, melainkan babak baru yang tetap aktif secara ekonomi,” jelasnya.

Pembekalan ini dirancang khusus agar para peserta tidak hanya memahami hak-haknya, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai aktivitas positif yang dapat digeluti setelah tidak lagi bertugas di pemerintahan. Diharapkan, masa purna tugas dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, menyejahterakan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka