KOTABARU – Kecelakaan laut tragis terjadi di perairan Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Selasa (16/6/2026) pagi. Kapal nelayan pencari ikan Mega Harapan yang mengangkut tujuh orang terbelah menjadi dua bagian setelah diduga ditabrak kapal penumpang yang kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya masih hilang hingga kini.
Kapolsek Pulau Laut Selatan, Ipda Aziz Ramli, saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita ketika kapal Mega Harapan berlayar dari Pulau Samber Gelap menuju Desa Tanjung Serudung.
“Berdasarkan keterangan para awak kapal yang selamat, saat kejadian sebagian besar penumpang sedang tidur dan ada yang sedang memasak. Mereka tidak menyadari adanya benturan hingga akhirnya kapal terbelah dan mereka sudah berada di laut,” ujar Aziz.
Menurutnya, para awak kapal baru menyadari telah terjadi tabrakan setelah kapal mereka hancur dan seluruh penumpang tercebur ke laut.
Dalam peristiwa tersebut, MA, yang merupakan kapten kapal, dinyatakan meninggal dunia. Sementara seorang awak kapal berinisial G (23) hingga kini masih dalam pencarian setelah dilaporkan hilang atau tenggelam.
“Korban meninggal dunia adalah MA selaku kapten kapal. Sedangkan satu korban lainnya berinisial G, usia 23 tahun, masih dalam proses pencarian,” katanya.
Lima awak kapal lainnya berhasil selamat setelah terombang-ambing di laut selama beberapa jam. Mereka kemudian dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas sekitar pukul 13.00 Wita dan dibawa ke Desa Labuan Mas.
Saat ini, aparat kepolisian bersama masyarakat dan nelayan setempat masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, polisi juga tengah menyelidiki identitas kapal penumpang berwarna putih-biru yang diduga menabrak Mega Harapan sebelum meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada para korban.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta mengidentifikasi kapal yang terlibat dalam dugaan tabrak lari di laut tersebut.


