BerandaHabar BanjarTingkatkan Produksi Panen, Pemkab...

Tingkatkan Produksi Panen, Pemkab Banjar Serahkan Puluhan Alsintan APBD 2026 untuk Petani

Terbaru

Tingkatkan Produksi Panen, Pemkab Banjar Serahkan Puluhan Alsintan APBD 2026 untuk Petani

​MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Pertanian kembali menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani. Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 ini diserahkan langsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Kamis (23/7/2026) pagi.

​Acara penyerahan ini diawali dengan prosesi tradisi tapung tawar pada jejeran mesin pertanian sebagai bentuk rasa syukur dan doa agar alat tersebut membawa keberkahan bagi para petani.

​Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus, yang hadir menyerahkan bantuan tersebut menyampaikan harapannya agar fasilitas ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani setempat.

​”Kita mengadakan acara tapung tawar dan penyerahan alat serta mesin pertanian dari anggaran tahun 2026. Mudah-mudahan dengan penyerahan mesin ini, produksi pertanian kita dapat meningkat,” ujar Habib Idrus.

​Wabup juga memberikan penekanan khusus kepada kelompok tani (poktan) penerima agar merawat fasilitas yang diberikan oleh pemerintah daerah dan tidak membiarkannya terbengkalai.

​”Saya berharap mesin ini dijaga. Jangan sampai tidak digunakan, melainkan harus dimanfaatkan secara optimal. Kita doakan mudah-mudahan pertanian di Kabupaten Banjar semakin maju, sehingga pendapatan petani meningkat untuk tahun 2026,” tegasnya.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, H. Warsita, merincikan bahwa bantuan alsintan kali ini didistribusikan kepada kelompok tani di 27 desa yang tersebar di 11 kecamatan.

​Adapun spesifikasi mesin yang dibagikan disesuaikan dengan kebutuhan riil petani di lapangan. “Yang diserahkan itu 15 unit traktor roda dua, kemudian 10 unit kultivator, dan 17 unit perontok padi,” rincinya.

​Warsita menjelaskan bahwa pengadaan alsintan melalui APBD II ini merupakan langkah kolaboratif pemerintah daerah untuk menutupi kekurangan atau melengkapi bantuan yang sebelumnya sudah diturunkan oleh kementerian.

​”Bantuan ini adalah bentuk kolaborasi. Kemarin kita sudah dapat bantuan alsintan dari Kementan, kebanyakan berupa traktor roda dua dan kultivator. Berdasarkan verifikasi CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dari beberapa poktan, memang sangat diperlukan lagi tambahan traktor roda dua. Jadi, kita usahakan dari APBD II ini untuk pengadaannya, ditambah kultivator dan perontok padi,” tutup Warsita.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka