Polresta Banjarmasin dan PWI Kalsel Perkuat Sinergi, Bahas Keamanan hingga Tantangan Hoaks
BANJARMASIN — Penguatan komunikasi antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu langkah yang didorong Polresta Banjarmasin untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Hal itu mengemuka dalam kunjungan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin ke Sekretariat PWI Kalimantan Selatan di Jalan Hidayatullah, Banua Anyar, Banjarmasin, Senin (10/8/2026).
Riza hadir bersama sejumlah pejabat dan personel Polresta Banjarmasin. Kedatangannya disambut Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Sekretaris Toto Fachrudin, serta jajaran pengurus harian.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang bertukar pandangan mengenai keamanan kota, penyampaian informasi kepada publik, hingga posisi pers dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Menurut Riza, hubungan yang baik antara kepolisian dan media memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat. Pemberitaan media dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi sekaligus menyerap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui informasi atau pemberitaan dari rekan-rekan media. Kami juga tidak menutup diri jika ada masukan perbaikan terhadap institusi kami,” kata Riza.
Ia menyebut komunikasi dengan insan pers juga menjadi bagian yang sejalan dengan commander wish yang diterapkan di lingkungan Polresta Banjarmasin. Salah satu orientasinya adalah menciptakan kondisi Banjarmasin yang aman, tertib dan kondusif.
Riza menilai tanggung jawab menjaga keamanan tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk media, diperlukan untuk membangun kesadaran publik dan memastikan informasi yang beredar tetap akurat.
“Mari kita kayuh baimbai jaga banua, bersama kita wujudkan Banjarmasin menjadi kota yang aman untuk seluruh masyarakatnya,” ujarnya.
Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie menyambut positif kunjungan tersebut. Ia menilai pertemuan itu menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara organisasi profesi wartawan dengan Polresta Banjarmasin yang selama ini telah terjalin.
Zainal mengatakan dirinya telah mengenal Riza secara pribadi sejak lama. Karena itu, ia berharap komunikasi yang terbangun tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, melainkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“PWI Kalsel siap mendukung program Polresta Banjarmasin sepanjang bertujuan menjaga keamanan dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan banjir informasi di media sosial juga menjadi perhatian. Zainal menilai derasnya arus informasi digital membawa tantangan tersendiri, terutama karena masyarakat dapat dengan mudah menerima dan menyebarkan informasi tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.
Dalam kondisi tersebut, pers profesional memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi verifikasi dan memberikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami juga memiliki kewajiban moral dalam meluruskan dan menangkal informasi hoaks yang sekarang dengan mudah disebarkan melalui media sosial,” kata Zainal.
Ia menegaskan PWI Kalsel terbuka untuk memperkuat sinergi dengan Polresta Banjarmasin. Menurutnya, kepolisian dan pers memiliki fungsi berbeda, namun dapat berjalan beriringan dalam menciptakan ruang publik yang sehat.
“Kami menyambut baik apa yang menjadi program Kapolresta Banjarmasin dan siap mendukung,” pungkasnya.



