BerandaHabar BanjarBahas Pra RKPDes 2027,...

Bahas Pra RKPDes 2027, Pemdes Paku Prioritaskan Pengaspalan Jalan Poros Hingga Penanganan Stunting

Terbaru

Bahas Pra RKPDes 2027, Pemdes Paku Prioritaskan Pengaspalan Jalan Poros Hingga Penanganan Stunting

​SIMPANG EMPAT – Pemerintah Desa Paku menggelar musyawarah Pembahasan Pra Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) untuk tahun anggaran 2027. Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Gedung Serba Guna Desa Paku, dimulai tepat pada pukul 10.00 WITA, Kamis (16/7/2026).

​Dalam musyawarah tersebut, masyarakat dan aparatur desa merumuskan sejumlah usulan kegiatan yang akan menjadi prioritas pembangunan. Fokus utama tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan jaring pengaman sosial.

​Adapun sejumlah usulan kegiatan prioritas untuk RKPDes Paku 2027 meliputi:
​- Usulan pengaspalan jalan poros desa kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Banjar.
​- Pembangunan dan pengerasan Jalan Usaha Tani di wilayah RT 01, 02, dan 03.
​- Program dan kegiatan peningkatan Ketahanan Pangan desa.
​- Kegiatan penanganan dan pencegahan stunting.
​- Pelaksanaan program Padat Karya Tunai untuk menggerakkan ekonomi warga.
​- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Ekstrim.
​- Dukungan operasional untuk kegiatan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
​- Dukungan peningkatan layanan kesehatan masyarakat meliputi Posyandu, Posbindu, dan Posyandu Remaja.

​Di tengah tingginya kebutuhan pembangunan desa, Pambakal Desa Paku, Aspianor, mengungkapkan adanya tantangan dari segi anggaran. Ia menyebutkan bahwa sebagian Dana Desa saat ini harus dialokasikan untuk program lain, sehingga ruang gerak pembangunan menjadi lebih terbatas.

​”Walaupun Dana Desa dipotong untuk kegiatan Kopdes Merah Putih, kami berharap Dana Desa nantinya bisa ditambah lagi untuk menunjang kegiatan pembangunan desa kami,” ujar Aspianor.

​Kusnadiansyah menambahkan, desa tidak bisa jika hanya duduk diam mengharapkan kucuran bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Menurutnya, harapan untuk mendapatkan bantuan kabupaten seringkali sangat kecil dan lambat terealisasi.

​”Kalau hanya mengharap bantuan kabupaten, sangat sedikit harapan untuk mendapatkannya. Contohnya saja jalan poros desa kami. Sudah terus kami usulkan setiap tahun untuk pengaspalan, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan sama sekali,” ungkapnya kecewa.

​Ia sangat berharap Pemerintah Kabupaten Banjar dapat membuka mata dan segera merealisasikan pengaspalan jalan di Desa Paku. Pasalnya, infrastruktur jalan tersebut memiliki peran yang sangat vital bagi mobilitas dan perekonomian warga sekitar.

​”Harapannya semoga pengaspalan Jalan Desa Paku cepat terealisasi. Jalan ini bukan sekadar jalan biasa, melainkan akses utama menuju ke Kecamatan Cintapuri Darussalam, akses menuju Kecamatan Simpang Empat, hingga akses ke pusat Kabupaten,” tutup Aspianor.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka