BerandaHabar Provinsi KaltimBIFF 2026: Wastra Kaltim...

BIFF 2026: Wastra Kaltim Bersiap Menerobos Pasar Melbourne

Terbaru

​SAMARINDA. Kalimantan Timur tak lagi sekadar menjadi penonton di industri kreatif nasional. Melalui ajang Borneo International Fashion Festival (BIFF) 2026, kekayaan wastra dan kriya lokal Benua Etam ditargetkan mampu menembus pasar global, termasuk melenggang ke Melbourne, Australia.
​Festival kelas internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1–4 Oktober 2026 di Aula Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim.
​Founder sekaligus Chairwoman BIFF, Yulia Hadi menyatakan, event ini digagas sebagai fondasi kuat untuk memperkuat ekosistem industri kreatif daerah. Menurutnya, seluruh rantai pelaku usaha—dari perajin tenun, pembatik, penjahit, desainer, hingga fotografer—harus bergerak bersama menuju standar internasional.
​”Kaltim punya modal besar: budaya yang kaya, kriya yang khas, dan talenta luar biasa. BIFF hadir sebagai jembatan nyata agar karya anak daerah bisa unjuk gigi di pasar dunia,” ujar Yulia saat konferensi pers di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (10/9).
​Perempuan kelahiran Batu Kajang tersebut menekankan pentingnya keberanian bagi para kreator lokal untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan menangkap peluang global.
​Di sisi lain, Project Director BIFF, Anas Maghfur mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggandeng Dekranasda Kaltim untuk menyusun agenda strategis. Salah satu fokus utamanya adalah pelaksanaan business matching demi membuka akses perdagangan langsung ke Australia.
​Rencana besar ini mendapat sokongan penuh dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo, serta Chairperson Festival Indonesia, Celyanda Goeltom.
​Sinergi lintas pihak ini diharapkan mampu mendongkrak daya saing Kaltim, mengubah posisi daerah dari sekadar target pasar menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis budaya di tingkat internasional.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka