BerandaHabar BalanganBRIN dan BPBD Balangan...

BRIN dan BPBD Balangan Teliti Pamali Ekologi Dayak Meratus untuk Mitigasi Bencana

Terbaru

PARINGIN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melakukan koordinasi penelitian terkait pamali ekologi masyarakat Dayak Meratus di Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penelitian bertajuk “Ekspedisi Dayak Meratus sebagai Penyangga Pintu Gerbang IKN melalui Eksplorasi Pamali Ekologi”.

Penelitian itu difokuskan pada penggalian nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak Meratus yang dinilai memiliki kaitan dengan pelestarian lingkungan dan pengurangan risiko bencana.

Peneliti BRIN, Derri Ris Riana, mengatakan penelitian dilakukan untuk mendokumentasikan serta mengkaji berbagai pamali atau aturan adat yang masih dijaga masyarakat di wilayah Tebing Tinggi.

“Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya terkait pengurangan kerentanan bencana berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil penelitian nantinya diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam mendukung kebijakan mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan di daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Balangan, Rahmi, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan riset tersebut karena dinilai selaras dengan upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan mitigasi bencana di daerah.

“Kami menyambut baik penelitian ini karena mengangkat nilai budaya masyarakat lokal yang memiliki kaitan erat dengan lingkungan dan kebencanaan,” katanya.

BPBD Balangan berharap kolaborasi bersama BRIN dapat terus berlanjut sehingga hasil penelitian mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat strategi pengurangan risiko bencana berbasis budaya dan ekologi lokal.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka