Paringin – Desa Lamida Bawah, Kecamatan Paringin, ditetapkan sebagai lokus penilaian lomba Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Kabupaten Balangan, Senin (4/5/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Balangan, Rahmadi, menyampaikan bahwa penunjukan desa tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan indeks kualitas keluarga di tingkat desa.
“Melalui penilaian ini, kami berharap Desa Lamida Bawah dapat menjadi contoh yang nantinya bisa direplikasi di desa lain di Kabupaten Balangan,” ujarnya.
Ia juga membuka ruang evaluasi dari tim penilai guna mengetahui berbagai kekurangan yang masih perlu dibenahi.
“Jika ada kekurangan, kami harapkan dapat disampaikan agar segera kami tindak lanjuti dengan solusi yang tepat,” tambahnya.
Sementara itu, tim penilai TPK2D Kalimantan Selatan, Rosda, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan berdasarkan lima dimensi dengan total 29 indikator yang harus dipenuhi.
“Penilaian ini melalui beberapa tahapan, mulai dari bimbingan teknis, rapat koordinasi, hingga penilaian lapangan. Semua indikator menjadi acuan dalam menentukan hasil,” jelasnya.
Kepala Desa Lamida Bawah, Yuliadi, menegaskan komitmen pihaknya dalam memenuhi seluruh indikator yang telah ditetapkan.
“Berbagai perbaikan terus kami lakukan. Warga yang belum memiliki buku nikah kami fasilitasi melalui isbat nikah, dan untuk Kartu Identitas Anak yang sebelumnya masih ada kekurangan, kini sudah terpenuhi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan serta partisipasi aktif masyarakat Desa Lamida Bawah dalam setiap program yang dijalankan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Balangan dapat semakin optimal dan berkelanjutan.



