BerandaHabar BanjarKejadian Ulat di Hidangan...

Kejadian Ulat di Hidangan MBG Karena Kurang Teliti Saat Lampu Mati

Terbaru

MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar menanggapi temuan ulat pada hidangan sayur Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kecamatan Karang Intan.

PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan di lapangan, kejadian tersebut diduga terjadi karena kurang telitinya petugas saat proses persiapan makanan, yang sempat terkendala oleh padamnya listrik.

“Tadi saya cek, alasannya karena semalam lampu mati, jadi mereka tidak melihat dengan jelas saat menyiapkan bahan. Tapi hal seperti itu jangan sampai terulang lagi,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Ikhwansyah menekankan pentingnya kedisiplinan dan penerapan pedoman kerja agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

“Yang namanya kita bekerja ini tidak sempurna, tapi kesempurnaan bisa dicapai bila kita disiplin dengan pedoman yang sudah ada. Kalau kita bekerja dengan hati dan tanggung jawab, insya Allah ke depan tidak akan terulang lagi,” tambahnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar langsung melakukan penyelidikan dan pembinaan terhadap pihak pengelola dapur penyedia makanan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan kemungkinan adanya kekurangan dalam proses pencucian bahan makanan, terutama pada sayuran berdaun.

“Itu mungkin karena kurang bersih saat membersihkan makanannya. Hal seperti ini bisa saja terjadi, tapi seharusnya tidak boleh terjadi. Kami sudah ke dapurnya untuk memastikan hal seperti ini tidak terulang,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

Noripansyah menegaskan bahwa Dinkes juga telah memberikan teguran dan melakukan pendampingan teknis agar standar kebersihan dapur semakin ditingkatkan.

“Kami sudah menegur pihak terkait dan memberikan arahan. Biasanya kalau sampai ada ulat, berarti proses pencuciannya kurang higienis. Karena itu, kami adakan pelatihan agar mereka tahu cara membersihkan bahan makanan dengan benar,” jelasnya.

Dengan langkah pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis dapat terus berjalan dengan lebih higienis dan aman bagi seluruh siswa penerima manfaat.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka