BerandaHabar Tanah LautDistan Tala Salurkan Pestisida,...

Distan Tala Salurkan Pestisida, Serangan Ulat Grayak di Gunung Raja Ditangani

Terbaru

Distan Tala Salurkan Pestisida, Serangan Ulat Grayak di Gunung Raja Ditangani

Tanah Laut — Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Laut (Tala) merespons serangan hama ulat grayak yang menyerang tanaman jagung muda di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, dengan menyalurkan bantuan pestisida kepada kelompok tani terdampak.

Kepala Dinas Pertanian Kab Tanah Laut melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tala, M. Fahrizal, mengatakan bantuan yang diberikan bersifat stimulan sebagai langkah cepat menekan serangan hama di lapangan.

“Bantuan ini untuk respon cepat, menekan ledakan hama. Sifatnya stimulan, bukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan petani,” ujarnya, Selasa ( 07/04/2026 ) melalui pesan WhatsApp .

Ia menyebutkan, total bantuan yang disalurkan berupa pestisida sebanyak 6 botol (kemasan 500 ml). Setiap 1 botol dapat digunakan untuk meng-cover sekitar 1 hingga 2 hektare lahan, tergantung tingkat serangan dan teknik aplikasi di lapangan.

Menurut Fahrizal, penyaluran bantuan dilakukan melalui prosedur teknis yang melibatkan petugas lapangan, yakni Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

POPT bertugas melakukan pengamatan intensitas serangan serta menentukan apakah sudah melewati ambang pengendalian. Jika sudah, barulah diberikan rekomendasi penanganan, termasuk penggunaan pestisida.

Sementara itu, PPL mendampingi kelompok tani dalam proses pengajuan bantuan serta memberikan edukasi terkait cara penggunaan pestisida yang tepat agar efektif.

“PPL juga memastikan kelompok tani aktif dan terdaftar, sekaligus mendampingi cara aplikasi di lapangan,” tambahnya.

Ia menegaskan, bantuan pemerintah diharapkan mampu memicu gerakan bersama petani dalam pengendalian hama, termasuk melakukan penyemprotan lanjutan secara mandiri.

Dinas Pertanian Tala juga terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi penyebaran hama ke wilayah lain.

Dengan langkah tersebut, diharapkan serangan ulat grayak dapat segera terkendali dan tidak berdampak signifikan terhadap produksi jagung petani.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka