Satu Nama Mengemuka Menjelang Penutupan Seleksi Ketua KONI Banjar
MARTAPURA – Bursa pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar periode 2026–2030 tampaknya akan didominasi oleh calon tunggal. Hingga Kamis (16/4/2026) siang pukul 11.00 WITA, nama H Irwan Bora menjadi satu-satunya kandidat yang telah resmi menyerahkan berkas persyaratan secara lengkap ke panitia. Meskipun pendaftaran telah dibuka selama sepekan sejak 9 April lalu, belum ada figur lain yang muncul untuk menantang posisi tersebut menjelang tenggat waktu penutupan.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, M Hasbi Salim, mengungkapkan bahwa pihaknya tetap bersiaga di Sekretariat KONI Banjar untuk memantau kemungkinan adanya pendaftar baru di menit-menit terakhir.
“Sampai sejauh ini, baru satu bakal calon yang mengambil sekaligus mengembalikan berkas kelengkapannya. Kami masih menunggu hingga waktu penutupan pada pukul 15.00 WITA hari ini, apakah ada pendaftar lainnya,” ujarnya.
Irwan Bora bukan orang baru di lingkungan olahraga “Bumi Barakat”. Selain menjabat sebagai Sekretaris KONI Banjar, ia juga memimpin Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) setempat. Bekal pengalaman sebagai mantan atlet menjadi motivasi utamanya untuk menakhodai organisasi ini empat tahun ke depan.
“Hari ini kami memastikan diri untuk menyerahkan berkas. Sebagai pecinta olahraga dan mantan atlet, kami ingin memastikan jiwa yang sehat didukung oleh fisik yang kuat,” ucap Irwan setelah menyerahkan berkas.
Dukungan terhadap Irwan terlihat sangat solid. Kabarnya, ia telah mengantongi surat dukungan resmi dari 28 cabang olahraga (cabor), yang secara administratif memperkuat posisinya sebagai kandidat kuat.
Setelah jendela pendaftaran ditutup sore ini, tim penjaringan akan segera bergerak melakukan pemeriksaan mendalam terhadap keabsahan dokumen. Berikut adalah jadwal tahapan selanjutnya:
• 17 – 19 April 2026: Proses verifikasi faktual dokumen persyaratan.
• 20 April 2026: Rapat pleno penentuan status kelulusan calon (Memenuhi Syarat atau Tidak Memenuhi Syarat).
Seluruh hasil verifikasi ini nantinya akan diserahkan kepada panitia Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) untuk diproses dalam agenda pemilihan resmi Ketua Umum KONI Banjar masa bakti 2026–2030.

