Peduli Dampak Asap Karhutla, Polres Tala Gandeng Dinkes Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Bati-Bati
TANAH LAUT – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak hanya soal memadamkan api. Dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian Polres Tanah Laut.
Merespons kondisi tersebut, Polres Tanah Laut Polda Kalsel menginisiasi kegiatan Bakti Kesehatan gratis bagi masyarakat di Kecamatan Bati-Bati, Jumat pagi (28/08/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Mapolsek Bati-Bati itu dilaksanakan melalui sinergi Polres Tanah Laut bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut dan Puskesmas Bati-Bati.
Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak kabut asap. Tidak hanya berfokus pada penanganan karhutla di lapangan, Polres Tala juga melihat dampak ikutannya, terutama potensi gangguan kesehatan yang dapat dialami warga.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., turut meninjau langsung pelaksanaan kegiatan. Ia didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Tanah Laut, di antaranya Kasat Intelkam Iptu Mukim Permana, S.Sos.
Ricky mengatakan, kondisi kabut asap yang terjadi perlu disikapi dengan langkah pencegahan, termasuk memastikan masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.
“Kami melihat kondisi kabut asap saat ini cukup berdampak pada kesehatan warga. Oleh karena itu, melalui sinergi dengan Dinas Kesehatan, kami hadir untuk memberikan layanan pemeriksaan medis dan obat-obatan secara gratis,” ujar Ricky di sela kegiatan.
Dalam pelayanan tersebut, tim medis Dokkes Polres Tanah Laut bersama tenaga kesehatan Puskesmas Bati-Bati melayani warga yang datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
Masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis, serta obat-obatan dan vitamin sesuai dengan kebutuhan.
Selain pelayanan medis, warga juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara memburuk akibat kabut asap.
Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap cukup tebal. Warga juga diminta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah dan segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya.
Respons Polres Tanah Laut tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang mengikuti kegiatan.
Salah satunya Thamrin. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis yang digelar Polres Tanah Laut bersama jajaran dan instansi kesehatan.
“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Polsek dan Polres yang sudah mengadakan kegiatan ini. Kami sangat terbantu dan bahagia sekali dengan adanya pelayanan kesehatan seperti ini,” ujar Thamrin.
Thamrin menuturkan, selain mendapatkan pemeriksaan, dirinya juga memperoleh obat-obatan dan vitamin yang dibutuhkan.
“Di sini kami diperiksa, kemudian diberikan obat-obatan dan vitamin yang memang kami butuhkan. Ini sangat membantu,” katanya.
Bagi masyarakat, kehadiran pelayanan kesehatan di tengah kondisi kabut asap menjadi langkah yang dirasakan langsung manfaatnya. Terlebih, dampak karhutla terhadap kesehatan terkadang baru terasa setelah masyarakat mengalami keluhan akibat paparan asap.
Karena itu, keterlibatan berbagai pihak menjadi penting. Polres Tanah Laut berperan dalam menginisiasi dan menggerakkan respons kepolisian, sementara Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Bati-Bati mendukung dari sisi pelayanan kesehatan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan dampak karhutla sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terdampak mendapatkan perhatian, terutama dalam menjaga kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi.
“Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla. Lindungi kesehatan keluarga kita, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya,” pungkas Ricky.

