Kuala Kapuas – Jamaah haji asal Kabupaten Kapuas, yang tergabung dalam Kloter 4 saat ini sudah berada di dalam pesawat menuju tanah air dan dijadwalkan mendarat di Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Selasa dini hari (9/6/2026) sekitar pukul 00.20 WITA.
“Pemulangan jemaah akan dibagi ke dalam tiga tahapan kloter. Rombongan Kloter 4 yang berjumlah 233 jemaah akan diangkut menggunakan 8 buah bus dari Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin menuju titik kumpul utama di Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kapuas Sutrisno, Senin (8/6/2026).
Untuk kompartemen logistik seperti koper besar jemaah, akan diangkut secara terpisah menggunakan 2 unit truk menuju Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kapuas.
Hal itu disampaikannya, saat mengikuti Rapat Koordinasi Finalisasi Persiapan Penjemputan Jemaah Haji Kabupaten Kapuas Tahun 1447 Hijriah/ 2026 Masehi di Ruang Rapat Kantor Bupati Kapuas.
Sutrisno memaparkan data mutakhir mengenai total jamaah haji asal Kabupaten Kapuas berjumlah 320 orang. Seluruh jemaah telah rampung melaksanakan rangkaian ibadah haji dan umrah dengan aman.
Dia mengatakan, terdapat dua jemaah yang sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit. Namun, berdasarkan laporan petugas kloter, keduanya dijadwalkan keluar dari rumah sakit hari ini. Demi efisiensi tugas, kedua jemaah tersebut direncanakan mutasi kloter (tanazul akhir) untuk dipulangkan bersama rombongan Kloter 6 pada 11 Juni mendatang.
Untuk menjamin ketertiban prosesi pemulangan, Pemkab Kapuas mengerahkan personel gabungan dari Polres, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan. Mereka akan melakukan pengawalan jalur darat sekaligus mengamankan zonasi steril bagi keluarga penjemput di area Masjid Agung Al-Mukarram Amanah Kuala Kapuas.
Sebelumnya, Asisten I Setda Kapuas Romulus, menekankan bahwa meskipun panitia dihadapkan pada keterbatasan atau kendala anggaran, komitmen pelayanan terbaik bagi jemaah harus tetap diutamakan.
Pemerintah daerah dipastikan telah membangun komunikasi yang intensif dengan pihak ketiga guna merumuskan solusi taktis sementara agar operasional di lapangan berjalan lancar.
“Persoalan teknis anggaran ini sudah kami laporkan langsung secara berjenjang kepada pak Sekda agar penanganannya dapat terlaksana dengan bijak, sportif, tidak merugikan pihak manapun, dan yang terpenting tetap berada dalam koridor aturan hukum yang berlaku,” ucap Romulus.
Sementara itu, rapat yang dipimpin Asisten I Setda Kapuas Romulus, bertujuan untuk menyinkronkan seluruh teknis pengamanan, kesehatan, serta armada pemulangan jemaah.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kapuas, Robby beserta jajaran, serta perwakilan dari Polres Kapuas, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kapuas.
