RANTAU – Seorang pemuda berinisial MJ (21) ditemukan meninggal dunia di kawasan pinggir sungai, Desa Linuh, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Rabu (9/9/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 10.50 Wita. Saat itu, seorang warga yang sedang membersihkan rumput di seberang sungai melihat korban dalam kondisi tergantung di sebuah pohon, sekitar 20 meter dari rumahnya.
Warga kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada tetangga dan keluarga korban. Atas permintaan keluarga, korban diturunkan dari pohon sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika melalui Kasi Humas Polres Tapin Ipda Imam Subhan membenarkan kejadian tersebut.
“Anggota Polsek Bungur bersama Unit Identifikasi Polres Tapin telah mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Polisi menemukan bekas jeratan pada bagian leher yang sesuai dengan dugaan awal penyebab kematian.
Polisi juga memeriksa telepon seluler milik korban. Dari pemeriksaan awal, ditemukan percakapan melalui WhatsApp yang diduga antara korban dan kekasihnya.
Dalam percakapan tersebut, korban disebut sempat berpamitan dan meminta agar kekasihnya memberitahukan kepada orang tua korban apabila dirinya dicari.
Polisi masih berupaya menghubungi pihak yang diduga sebagai kekasih korban untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai kondisi maupun persoalan yang kemungkinan sedang dihadapi korban sebelum ditemukan meninggal.
Sementara itu, pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban dan menyatakan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan fisik terhadap korban serta berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan jenazah.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

