BerandaHabar TapinPerkuat Sentra Peternakan, PT...

Perkuat Sentra Peternakan, PT BRE Salurkan 20 Sapi Indukan ke Lokpaikat

Terbaru

RANTAU – Kampung Ternak Sapi di Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, mulai diperkuat dengan fasilitas pendukung dan bantuan ternak untuk mendorong ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Penguatan tersebut ditandai dengan peresmian Pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan oleh Bupati Tapin H. Yamani yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, drh. Triasmoro.

Selain pembangunan fasilitas, PT Bhumi Rantau Energi (BRE) turut menyerahkan bantuan sebanyak 20 ekor sapi indukan untuk dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat.

Kepala Teknik Tambang PT BRE, Rio Arifan Chandra, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan sektor peternakan masyarakat.

“Selain pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan, kami juga memberikan bantuan 20 ekor sapi indukan yang dikelola oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Rio, program tersebut dirancang tidak sekadar memberikan bantuan ternak, tetapi juga mendorong masyarakat membangun usaha peternakan yang dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sapi indukan yang diberikan diharapkan dapat dikembangbiakkan sehingga populasinya terus bertambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok masyarakat pengelola.

“Kami berharap sapi-sapi ini dapat dikembangbiakkan dengan baik sehingga Desa Lokpaikat ke depan bisa menjadi salah satu sentra peternakan di Kabupaten Tapin, khususnya di Kecamatan Lokpaikat,” harapnya.

Rio menambahkan, keberadaan Pendopo Kampung Ternak dan Rumah Kesehatan Hewan diharapkan dapat mendukung pengelolaan ternak secara lebih terarah, termasuk dalam aspek pemeliharaan dan kesehatan hewan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, drh. Triasmoro, menyambut positif kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat dalam pengembangan Kampung Ternak tersebut.

Menurutnya, Rumah Kesehatan Hewan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sekaligus produktivitas ternak masyarakat.

“Rumah Kesehatan Hewan dan pendopo ini merupakan yang pertama dibangun oleh perusahaan di Kabupaten Tapin,” ungkapnya.

Ia menilai keberadaan fasilitas tersebut dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan sekaligus memudahkan upaya pelayanan kesehatan hewan.

Triasmoro berharap bantuan 20 sapi indukan yang diserahkan PT BRE dapat dikelola secara optimal dan dikembangkan melalui sistem pembibitan sehingga memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta seperti PT BRE sangat krusial. Kami berharap fasilitas dan bantuan indukan sapi ini dirawat secara optimal agar dapat menggerakkan perekonomian warga sekaligus memperkuat kemandirian pangan di Kabupaten Tapin,” pungkasnya.

Dengan dukungan fasilitas dan bantuan sapi indukan tersebut, Kampung Ternak Lokpaikat diharapkan berkembang dari sekadar lokasi pemeliharaan ternak menjadi kawasan peternakan produktif yang mampu meningkatkan populasi sapi, membuka peluang usaha masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka