Paringin – Pengguna jalan yang melintas di kawasan Simpang 3 Ban Ganal Bungin, Kabupaten Balangan, perlu bersiap dengan perubahan arus lalu lintas. Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan bersama Satuan Lalu Lintas Polres Balangan mulai menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut, Minggu (23/8/2026).
Penutupan sementara dilakukan seiring rencana pembangunan median jalan di Simpang Bungin. Rekayasa tersebut diterapkan untuk menjaga kelancaran kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Balangan Musa Abdullah mengatakan, Simpang 3 Ban Ganal Bungin akan ditutup sementara selama pelaksanaan pekerjaan. Kendaraan yang hendak melintas diarahkan menggunakan U-Turn terdekat sebagai jalur alternatif.
“Simulasi rekayasa lalu lintas akan diberlakukan selama satu minggu, mulai 23 Agustus 2026. Selama masa simulasi, petugas Dishub Balangan bersama unsur terkait akan berada di lapangan untuk melakukan pengaturan dan pemantauan,” ujarnya.
Selama masa simulasi, petugas akan ditempatkan di lokasi untuk mengantisipasi potensi kepadatan serta membantu pengguna jalan menyesuaikan diri dengan pola arus lalu lintas yang baru.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Balangan AKP Rachmat Hidayat Nor mengimbau masyarakat dan seluruh pengguna jalan agar memahami serta mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Rekayasa ini dilakukan demi kelancaran pembangunan dan keselamatan bersama. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Silakan gunakan U-Turn terdekat selama Simpang 3 Bungin ditutup,” jelasnya.
Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut menjadi bagian dari persiapan pembangunan median jalan di kawasan Simpang Bungin. Keberadaan median diharapkan dapat membuat pergerakan kendaraan lebih teratur dan mengurangi potensi konflik arus lalu lintas di persimpangan.
Dishub Kabupaten Balangan bersama Satlantas Polres Balangan juga meminta dukungan masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan melintas melalui simpang yang ditutup dan mengikuti jalur alternatif yang telah ditentukan.
Masyarakat juga diminta memperhatikan rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan ketika mendekati kawasan pekerjaan dan tetap mengutamakan keselamatan.
Dengan adanya simulasi selama satu pekan, pemerintah daerah bersama kepolisian akan melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di lapangan. Hasil evaluasi nantinya menjadi bahan untuk memastikan rekayasa yang diterapkan dapat berjalan efektif selama pembangunan median jalan di Simpang Bungin.




