Paringin – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan mulai mengerjakan proyek peningkatan ruas Jalan Muara Pitap–Lingsir sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), proyek tersebut resmi berjalan setelah kontrak pekerjaan ditandatangani pada 3 Juli 2026.
Kepala Dinas PUPR Perkim Balangan, Rahmadiah, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Rina Aryani, mengatakan pekerjaan fisik telah dimulai pada Juli dengan masa pelaksanaan selama 170 hari kalender.
“Proyek ini ditargetkan selesai dalam 170 hari sesuai kontrak, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Rina, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan jalan akan dilakukan pada ruas sepanjang 2,6 kilometer, mulai dari STA 0+400 hingga STA 3+000. Berbagai pekerjaan konstruksi disiapkan untuk meningkatkan kualitas jalan sekaligus memperpanjang usia layan infrastruktur tersebut.
Pekerjaan meliputi pelapisan ulang (overlay) aspal untuk memperbaiki permukaan jalan, pembangunan rigid pavement atau perkerasan beton pada titik-titik tertentu yang membutuhkan daya dukung lebih tinggi, pembangunan trotoar, hingga pemasangan saluran drainase menggunakan U-Ditch pracetak guna mengurangi potensi genangan.
Selain itu, pembangunan median jalan juga menjadi bagian dari proyek sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Menurut Rina, peningkatan ruas Muara Pitap–Lingsir diharapkan mampu memperlancar arus transportasi masyarakat maupun distribusi barang, sehingga berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Selama proses pengerjaan berlangsung, Dinas PUPR Perkim mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi lokasi proyek. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan kendaraan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Pemkab Balangan optimistis proyek ini dapat selesai sesuai jadwal, sehingga infrastruktur jalan yang lebih baik dapat mendukung mobilitas masyarakat, meningkatkan keselamatan berkendara, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
