Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Rakhman Bolong, kembali hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kunjungan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Rakhman untuk terus dekat dengan masyarakat, khususnya desa yang telah memberikan dukungan besar dalam Pemilihan Legislatif terakhir.
Dalam lawatan kali ini, politisi dari Partai Gerindra tersebut tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa serta sebuah program penting berupa Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepemudaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Batuah dan mendapat sambutan hangat dari ratusan warga yang memadati lokasi. Antusiasme masyarakat mencerminkan tingginya harapan terhadap wakil rakyat mereka, terutama dalam menyuarakan aspirasi dan mendukung pembangunan berbasis kebutuhan lokal.
Dalam sambutannya, Abdul Rakhman Bolong menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Desa Batuah atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Dengan penuh rasa haru, ia mengungkapkan bahwa keberadaannya di parlemen tidak lepas dari suara dan dukungan masyarakat desa tersebut.
“Terima kasih, Batuah. Tanpa kalian, saya tidak akan berdiri di sini hari ini,” ucapnya dengan tulus, menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya adalah tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan sepenuh hati.
Rakhman menegaskan bahwa ia bukanlah wakil rakyat yang hanya aktif di masa kampanye. Sebaliknya, ia berkomitmen untuk terus turun langsung ke lapangan, mendengar langsung keluh kesah warga, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah. Sosialisasi Perda Kepemudaan ini adalah salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut.
Dalam penjelasannya, ia menyoroti pentingnya regulasi tentang kepemudaan sebagai fondasi dalam membangun generasi muda desa yang produktif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Menurutnya, desa-desa seperti Batuah menyimpan potensi luar biasa, khususnya dalam sektor kepemudaan, yang apabila dikelola dengan baik, dapat memberi dampak besar bagi kemajuan wilayah.
“Desa Batuah memiliki potensi besar. Tapi potensi itu harus dirawat, didorong, dan diberi ruang untuk berkembang. Dan itu tugas kita bersama,” tegasnya, sambil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta aktif dalam proses pembangunan desa.
Selain menyampaikan sosialisasi perda, Rakhman juga menyampaikan arah kebijakan dan fokus kerja legislatifnya ke depan. Ia berjanji akan memperjuangkan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga Desa Batuah. Beberapa sektor yang menjadi perhatiannya antara lain pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta peningkatan kapasitas generasi muda melalui berbagai pelatihan dan kegiatan produktif.
Bagi Rakhman, membangun desa bukan hanya soal membangun fisik, tetapi juga soal membangun manusia dan menciptakan iklim kolaboratif yang sehat antara warga, pemerintah desa, dan para pemangku kebijakan di tingkat legislatif maupun eksekutif. Ia ingin menjadi contoh nyata wakil rakyat yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung mendampingi masyarakat.
Dengan pendekatan yang transparan dan responsif, Abdul Rakhman Bolong memperkuat citranya sebagai pemimpin muda yang peduli terhadap akar rumput dan berpihak pada pembangunan yang dimulai dari pinggiran. Ia meyakini bahwa keberhasilan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari pemerataan pembangunan dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap prosesnya.
Desa Batuah, yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan politiknya, kini menaruh harapan baru. Warga berharap agar setiap janji yang telah disampaikan bukan sekadar menjadi retorika kampanye, melainkan menjadi amanah yang dijalankan dengan kerja nyata.
Melalui kolaborasi yang erat dan semangat gotong royong, Rakhman yakin Desa Batuah bisa menjadi role model pembangunan desa berbasis pemberdayaan dan partisipasi lokal. Dalam pandangannya, perubahan dan kemajuan bukanlah hal yang mustahil jika dilakukan bersama dan dengan kesungguhan. (adv)


