Paringin – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Balangan terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sedikitnya lima inovasi layanan dikembangkan untuk mempercepat pelayanan, memperkuat pengawasan, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Lima inovasi tersebut meliputi Kajember (Kami Jemput Berkas), layanan penjemputan berkas yang memudahkan masyarakat dan organisasi mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor. Kemudian Si Papah (Sistem Pengajuan Proposal Hibah Partai Politik) yang mempermudah proses pengajuan hingga verifikasi hibah partai politik secara digital.
Di bidang pengawasan aparatur, Kesbangpol menghadirkan Si Petes Uren (Sistem Informasi Pelaksanaan Tes Urine ASN) untuk mendukung pelaksanaan tes urine ASN yang lebih terdata, sistematis, dan mudah dipantau sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Sikanda (Sistem Informasi Kewaspadaan Dini Daerah) dikembangkan guna memperkuat deteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sistem informasi yang terintegrasi dan responsif.
Adapun Sivita (Sistem Informasi Verifikasi Digital) menjadi solusi percepatan verifikasi dokumen dan administrasi secara elektronik sehingga proses pelayanan berlangsung lebih efisien, akurat, dan transparan.
Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Balangan, Hilmi Arifin, mengatakan inovasi menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan yang lebih efektif.
“Inovasi yang kami kembangkan bertujuan menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi langkah untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Menurut Hilmi, berbagai inovasi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan layanan administrasi, tetapi juga memperkuat fungsi pengawasan dan kewaspadaan dini daerah. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses kerja menjadi lebih efektif dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat.
Kesbangpol Balangan optimistis pengembangan inovasi berbasis digital akan semakin mendorong terwujudnya pelayanan publik yang prima, pemerintahan yang modern, serta kondisi daerah yang aman dan kondusif sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

