BerandaHabar BanjarbaruAksi Bela Palestina "Al...

Aksi Bela Palestina “Al Aqsha Memanggil” di Banjarbaru: Seruan Nurani dan Solidaritas untuk Gaza

Terbaru

Banjarbaru — Seruan kemanusiaan menggema dari Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru, Minggu (12/10/2025) sore, saat peserta dari berbagai kalangan menghadiri kegiatan Aksi Bela Palestina bertajuk Al Aqsha Memanggil.

Acara ini menjadi wadah refleksi dan kepedulian masyarakat Kalimantan Selatan terhadap penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih berjuang di tengah agresi militer Israel.

Mewakili Wali Kota Banjarbaru, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Rahmah Khairita, menyampaikan kegiatan ini merupakan panggilan iman dan nurani bagi seluruh umat Islam untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat Palestina.

“Kegiatan pada hari ini adalah seruan nurani, panggilan iman untuk membuka hati kita, meneguhkan kepedulian kita terhadap penderitaan rakyat Palestina, bangsa yang hingga kini masih berjuang mempertahankan tanah air dan kehormatan mereka di bawah penjajahan dan penindasan,” ucapnya.

Ia menegaskan semangat ukhuwah Islamiah tidak mengenal batas bangsa dan wilayah.

“Ketika Al-Aqsha memanggil, kita menyebutnya saudara. Dan kita menjawab dengan iman, doa, serta dukungan nyata,” tambahnya.

Rahmah juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menggelar kegiatan solidaritas tersebut.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa semangat ukhuwah Islamiah masih hidup dan tumbuh di hati masyarakat Banjarbaru dan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini mampu memperkuat kesadaran umat untuk bergerak bukan hanya dalam doa dan empati, tetapi juga aksi nyata kemanusiaan, edukasi, dan dukungan berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

Sementara itu, Nanda Alhumaira, selaku Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan Aliansi Bela Palestina (ABP) Kalimantan Selatan, menjelaskan kegiatan ini merupakan program kelima yang dilaksanakan sejak tahun 2023.

Perwakilan Aksi Bela Palestina, Nanda Alhumaira. (Foto: Herdiandi Tandi Salla Dakator/Habarkalimantan.com)

“Hari ini adalah bentuk usaha dan ikhtiar dari kami semua untuk selalu memastikan bahwa kita semua di sini peduli terhadap masyarakat Gaza, Palestina,” ujarnya.

Ia menegaskan masyarakat Kalimantan Selatan perlu terus mendapatkan informasi yang benar mengenai situasi di Gaza.

“Gaza Palestina adalah tanggung jawab kita semua. Betapa Zionis Israel sudah hampir dua tahun membombardir Gaza, dan korban syahid telah mencapai hampir 60 ribu jiwa,” tuturnya.

Ia juga menambahkan kegiatan ini diadakan bukan hanya untuk menggalang simpati, tetapi juga untuk menjaga kesadaran kolektif bahwa membela Al-Aqsa adalah bagian dari tanggung jawab umat Islam.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Bachtiar Nasir menyerukan agar masyarakat Indonesia terus bersatu, berdoa, dan beraksi nyata untuk rakyat Palestina yang mengalami genosida di Gaza.

“Kita bersama-sama, bersatu, baik masyarakat, pemerintah, maupun publik Indonesia, jangan pernah lelah untuk terus berpihak bersama rakyat Gaza yang sedang digenosida,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada doa dan donasi saja, tetapi juga mengadvokasi isu kemanusiaan Palestina melalui media nasional dan internasional.

“Kita harus terus bersuara agar celah-celah pelanggaran perjanjian oleh Israel tidak terjadi lagi. Saya berharap pemerintah Indonesia lebih tegas dan konsisten menekan agar perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tawanan betul-betul terlaksana,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka