BerandaHabar TapinStudi Tiru Posyandu di...

Studi Tiru Posyandu di Kota Tangerang, Pemkab Tapin Bidik Penguatan Layanan dan Peningkatan Kualitas Keluarga

Terbaru

RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Posyandu dan peningkatan kualitas keluarga di Kota Tangerang sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi layanan Posyandu di daerah.

Kegiatan yang diikuti unsur pemerintah daerah, Tim Pembina Posyandu, TP PKK, puskesmas, kecamatan hingga desa tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus menggali praktik terbaik yang telah diterapkan Pemerintah Kota Tangerang.

Bupati Tapin H. Yamani menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah menerima kunjungan dan membuka ruang pembelajaran bagi Kabupaten Tapin dalam pengelolaan Posyandu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapin, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Tangerang yang telah berkenan menerima kunjungan kami dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan Posyandu,” ujarnya.

Menurut Yamani, saat ini Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi telah berkembang menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Transformasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas keluarga sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara lebih luas.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari keterbatasan kader terlatih, peningkatan partisipasi masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi yang belum optimal, hingga penguatan pemahaman terhadap fungsi dan peran Posyandu.

“Oleh karena itu, FGD ini menjadi momentum penting untuk belajar, bertukar pengalaman, dan menggali strategi yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan Kabupaten Tapin,” katanya.

Yamani berharap melalui kegiatan tersebut lahir berbagai inovasi dan langkah konkret untuk memperkuat tata kelola Posyandu di Kabupaten Tapin, termasuk peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan kader, serta pengembangan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan kehadiran berbagai unsur lintas sektor dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menjadi awal lahirnya kebijakan dan program nyata untuk mewujudkan Posyandu yang lebih maju, mandiri, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Tapin,” tutupnya.

Trending Minggu Ini

Kamu mungkin juga suka